Direktur program Gita Pertiwi Titik Eka Sasanti mengatakan, situasi pandemi Covid-19 dengan sistem pembelajaran online membuat anak-anak terbatas geraknya dan cenderung ngemil.
Hal ini akan meningkatkan potensi trend gemuk dan obesitas, yang akan berdampak, yang akan berdampak pada penyakit degeneratif (hipertensi, jantung, diabetes melitus). Oleh karena itu, pengetahuan dan ketrampila tentang kudapansehat berbasis pangan lokal sangat penting dikuasai para pelaku usaha UMKM dan keluarga.
“Pelatihan pengolahan kudapan sehat berbasis pangan lokal di SMKN 4 Surakarta, Jl Adisucipto No 40 Kerten, Laweyan,” ujar Titik, Senin (21/6/2021).
Dihubungi terpisah, tim kantin sehat Iin Tri Mayasari SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta menuturkan pelatihan semacam ini bisa membuat fresh dan mampu memberikan nilai positif dalam pengembangan kemampuan tenaga kependidikan, khususnya sekolah penggerak yang memiliki kantin sehat.
“Alhamdulillah dapat workshop dan saya membuat Pie Mocaf Sayur, Brownies Ubi Ungu, Minuman Infused Water sama Milkshake Buah Segar, dari sekolah di temani Suprihatin,” ungkap Iin.






