sdmuh1solo.sch.id – Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta menerima sertifikat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah. Atas prestasinya sebagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) terproduktif dalam pemberitaan melalui official site www.pwmjateng.com sepanjang tahun 2020 tertanda tangan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) KH Tafsir MAg dan Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Dr Teguh Hadi Prayitno MM MHum, Jum’at (28/5).
Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa mengapresiasi SD Muhammadiyah 1 Ketelan atas prestasi yang diraih dan ditetapkan menjadi Sekolah Penggerak. Ini merupakan program Menteri Pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud)Nadiem Makarim sebagai katalis untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia.
“Ini bisa menjadi inspirasi dunia pendidikan Indonesia, menyongsong bonus demografi 2045, serta menjadi manusia unggul,” ucap Teguh via WhatsApp.
Ketua PWM KH Tafsir Mag menambahkan semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan bermanfaat bagi agama, persyraikatan dan bangsa.“Masya Allah, tabarokaallah. Atas nama MPI PWM Jawa Tengah dan Pimpinan Redaksi kami ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya,” ujar Tafsir.
Tak hanya terima penghargaan, ada juga olahraga bersama jalan sehat memutari Pura Mangkunegaran sejak pukul 07.15-08.00, Jum’at (28/5). Berseragam olahraga nuansa merah, sarapan pagi, ramah tamah dalam rangka halal bi halal. Kemudian ada sosialisasi pembelajaran tatap muka (PTM) kelas 1-2 ABCD pukul 09.00-10.00, PAT Ciri Khusus ke-2, papat koordinasi penataan formasi tahun 2021/2022. Tak kalah menarik, ada pengajian oleh ustadz Jaka Prasetya SSi MPd.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Humas Jatmiko mengungkapkan, pemerintah memberikan opsi pembelajaran tatap muka terbatas. Terbatas artinya tidak semua siswa bisa hadir ke sekolah, tetapi maksimal hanya 50 persen dengan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. SD Muh 1 mengatur pembelajaran sesuai peraturan Dinas Pendidikan. Secara bertahap, mulai dari ubah perilaku.
“Siswa mengubah perilaku menyesuaikan prokes. Mulai dari memakai masker, tidak melepasnya, serta menjaga jarak. Adanya penghargaan dari PWM. Semoga bermanfaat mendukung kemajuan sekolah,” ungkapnya.
Jatmiko juga mengatakan visi misi dan tujuan serta fokus membranding AUM. Akhirnya bisa menjadi Kontributor Terproduktif pertama.“Berkat dukungan semua pihak akhirnya berhasil. Usaha, ikhtiar dan doa tidak pernah mengkhianati hasil,” katanya.






