

Kepala Sekolah Sri Sayekti membedah makna 4-L yang merupakan filosofi masyarakat Jawa yang berkaitan dengan erat dengan Hari Raya Idul Fitri.
4-L tersebut adalah Lebar, Lebur, Luber dan Labur. Lebar artinya telah ditunaikannya ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan paripurna yang menandakan kesempurnaan ibadah yang telah kita jalani selama satu bulan penuh.
Lebur menyimbolkan seluruh dosa dan kesalahan kita yang telah dilebur di hari nan fitri, untuk itulah saling maaf memaafkan sangat penting untuk kembali ke fitri.
Sedangkan faedah Luber itu sendiri adalah dengan mendapatkan ampunan ALLAH SWT, secara otomatis akan mendapatkan rezeki dan berkah yang melimpah (meluber) dalam kehidupan, sehingga keberkahan tersebut akan menjadi berkah juga bagi orang lain keluarga maupun masyarakat.
Yang terakhir adalah Labur, layaknya tembok yang tua dan kotor kembali di labor dengan cat yang putih bersih, begitulah Puasa di bulan Ramadhan mengembalikan kita kepada keadaan yang fitri.
Ibarat bangunan, kita harus memiliki pondasi yang sempurna, yaitu syahadat, sholat sebagai temboknya, zakat sebagai jendelanya dan disempurnakan dengan ibadah haji sebagai atapnya.





