Gelar Pengajian Bahas Istikamah

Sdmuh1solo.sch.id – Pimpinan Ranting Aisyiah (PRA) Kampung Sewu Solo menggelar pengajian yang merupakan salah satu agenda rutin yang diselenggarakan di Madrasah Diniyah (Madin) depan masjid Jami’ Kampung Sewu Solo, Minggu (14/1/2024). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan yang muaranya memperkokoh tali silaturahmi sesama muslim.

Sekretaris Majlis Tabligh PRA Kampung Sewu, Irawati Muhaiminah, mengatakan pengajian rutin ini  diadakan setiap Ahad ke-2 setiap bulan. Diikuti kira- sekitar 200 orang. “Alhamdulillah yang hadir hari ini sebanyak 200-225 orang anggota Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, dan guru-guru TK dan TPQ Aisyiyah Kampung Sewu,” ujarnya.

Hadir sebagai penceramah, Dwi Jatmiko, yang merupakan keluarga besar Da’i Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) RI. Ustaz tersebut mengawali siraman rohani Islam dengan membuka Q.S. Al Qomar ayat 17, 22, 32 dan 40. Di dalam ayat tersebut Allah menegaskan bahwa “Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?”.

“Bacalah Alquran, kelak Al-Qu,ran akan jadi syafaat di hari akhir. Maka setelah kita tahu bahwa al qur’an itu mudah, yang diulang sebanyak 4 kali, maka mari kita istiqomah membaca teks arab maupun artinya,” kata Jatmiko. 

Guru pendidikan agama Islam SD Muhammadiyah 1 Ketelan itu juga mengingatkan, perbuatan istikamah dipengaruhi oleh lingkungan. Oleh karena itu dia menyarankan agar jemaah pengajian memilih lingkungan atau sahabat yang baik. Lalu, dia menjelaskan makna surat Fussilat ayat 41: “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: 

‘Tuhan kami ialah Allah’ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka (istikamah), maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: ‘Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan bergembiralah dengan jannah (surga) yang telah dijanjikan Allah kepadamu.”

Mengawali penjelasan soal istikamah itu, Anggota Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo itu mengupas Al-Qur’an surat Fussilat. “Silakan ibu-ibu, kita buka Alquran surat Fussilat ayat 30,” ajaknya. 

Maka, lanjut dia, berbahagialah bagi orang yang istiqamah karena dia akan ditemani malaikat sehingga tidak perlu sedih dan takut.

“Semoga Allah memahatkan di hati kita istiqomah dalam ikhlas, sabar, menjaga hati, tidak syirik, tidak bersedih dan punya teman baik, seperti ibu ini luar biasa 92 tahun masih semangat pengajian,” ujarnya.

SD Muhammadiyah 1 Solo