sdmuh1solo.sch.id – Indonesia yang mempunyai beragam suku bangsa sangat berpotensi untuk menjadi bangsa besar. Jika bangsa ini mampu mengambil karakter-karakter positif dari berbagai suku bangsa yang ada di Indonesia dan melandasinya dengan ketakwaan kepada Allah Swt, maka bangsa Indonesia akan sangat kaya dengan karakter suprarasional yang pasti jauh lebih banyak daripada bangsa lain yang ada di muka bumi.
Manusia suprarasional adalah manusia yang berkarakter suprarasional. Manusia yang mampu memaksimalkan antena panca indera, antena akal dan antena hati. Manusia yang mempunyai wadah rezeki besar dan tabungan jiwa yang besar akan berdampak mempunyai magnet suprarasional yang besar. Sehingga kehidupan di dunianya pasti akan mendapat kelimpahan rezeki dan membantu banyak orang. Insyaa Allah di akhirat pun akan mendapat kebahagiaan karena kehidupan di dunia yang penuh berkah.
Kondisi hidup ini sebenarnya yang diinginkan oleh banyak orang. Pada tatanan kehidupan yang baru, Indonesia harus bisa menciptakan banyak manusia suprarasional supaya krisis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bisa banyak yang diselesaikan.
Selain itu manusia suprarasional ini harus ada di berbagai bidang kehidupan agar perbaikan yang terjadi di Indonesia bisa dilakukan secara menyeluruh. Membentuk manusia suprarasional bukanlah perkara yang mudah sebab ini perlu perjuangan dan pengorbanan besar serta tidak lupa adalah rahmat dari Allah Swt. Jalan untuk membentuk manusia suprarasional yang paling tepat adalah melalui jalur pendidikan.
Di era tatanan dunia baru ini adalah saat yang tepat untuk memperbaiki sistem pendidikan nasional. Pendidikan bukan hanya kemampuan menguasai teknologi terbaru atau memaksimalkan antena akal, tetapi pendidikan utama itu adalah memaksimalkan antena hati sehingga terbentuk karakter-karakter suprarasional.
Untuk membentuk karakter-karakter suprarasional harus dilakukan interaksi langsung antara manusia tidak bisa melalui online atau daring. Isi dari buku ini bisa menjadi salah satu pedoman dalam memperbaiki pendidikan nasional. Supaya bisa dihasilkan manusiamanusia suprarasional dengan sistem pendidikan yang baru.






