

sdmuh1solo.sch.id – Gempa dashyat berkekuatan M7,8 dan M 7,5 yang berpusat di Wilayah Tenggara Turki pada Hari Senin (06/02/2023) dan Selasa (07/02/2023) dirasakan hingga ke beberapa negara tetangga seperti Suriah, Lebanon, dan Palestina.
Gempa tersebut meluluhlantakan sebagian wilayah Turki dan Suriah dan menewaskan ribuan korban jiwa. Hingga saat ini korban meninggal sebanyak 2.316 di Turki dan 1.293 di Suriah. Jumlah tersebut terus meningkat mengingat pencarian masih terus dilakukan.
Wakil Presiden Turkiye melaporkan, bahwa korban meninggal dunia di Turkiye mencapai 5.894 orang dan 34.819 luka-luka. Adapun White Helmets Suriah melaporkan bahwa di Suriah Barat Laut sendiri terdapat 1.220 korban.
Di hari yang sama, Pemerintah Indonesia mendapatkan permohonan bantuan dari Kedutaan Besar Turkiye untuk penanganan gempa. Yang kemudian direspon pemerintah dengan koordinasi antar stakeholder, salah satunya Muhammadiyah yang telah memiliki Tim Medis Kegawatdaruratan (Emergency Medical Team International) yang sedang dalam proses verifikasi WHO.
Atas permintaan tersebut, Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyiapkan Tim EMT Muhammadiyah International beserta logistik dan peralatan, yang pada hari ini, Rabu (8/2) kemarin telah standby di Jakarta untuk persiapan pemberangkatan.





