66 Pelibatan Orangtua dalam Kelas Inspirasi

66 Pelibatan Orangtua dalam Kelas Inspirasi

sdmuh1solo.sch.id – Anak hebat terlahir dari orang tua yang terlibat. Hal itu disampaikan Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo, Jawa Tengah, Sri Sayekti dalam membuka program rutin bertajuk menggembirakan songsong milad ke-113 Muhammadiyah dengan “Kelas Inspirasi” yang dilaksanakan setiap semester pada tiap jenjang kelas, Jumat (14/11/2025)

Menurut Sayekti, Program ini bertujuan memberikan wawasan serta motivasi kepada siswa mengenai berbagai profesi dan pilihan karier di masa depan. Selain itu, Kelas Inspirasi juga menjadi sarana bagi siswa dan para profesional untuk saling berinteraksi dan berbagi pengalaman.

“Hadir sebanyak 66 pelibatan orangtua dalam kelas inspirasi. Terima kasih, anak hebat orang tua terlibat,” ujar dia.

Sayekti menambahkan semua anak adalah titipan Allah Swt., dan mereka terlahir suci di dunia. Sejalan dengan hadits dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan suci. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, ataupun Majusi.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Jadi tugas orangtualah baik yang ada di sekolah maupun di rumah yang membuat mereka menjadi Muslim, Nasrani, atau Majusi,” tambah dia.

Kepala sekolah juga menyinggung dukungan orangtua kepada pendidikan anak di sekolah yang berdiri sejak 1935 ini tidak hanya materi saja, perhatian dan peran serta orangtua di dalam kegiatan di sekolah merupakan motivasi terbesar anak untuk meraih prestasi baik akademik maupun non akademik.

“Ada inspirasi dari Dinas Pemadam Kebakaran. Ada edukasi penanganan ular dan kebencanaan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan serta kewaspadaan peserta didik sejak dini terhadap bahaya ular dan situasi kebencanaan kolaborasi dengan Tim Solo Snake Rescue (SSR). Edukasi kesehatan gigi dengan profesi dokter gigi di kelas 3B,” jelasnya.

Melalui kelas inspirasi, Sayekti menjelaskan tujuan utama dari kegiatan ini yang muaranya untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para anak didik, sekaligus mempererat hubungan antara orang tua dan guru dalam mendukung perkembangan pendidikan anak-anak.

“Setiap orang tua baik fase A, fase B maupun Fase C diberi kesempatan untuk berbagi pengetahuan yang mereka miliki dalam berbagai bidang. Diantaranya seperti profesi sebagai dokter, dosen, motivator, pengusaha, penyuluh kesehatan jiwa,” pungkasnya

SD Muhammadiyah 1 Solo