sdmuh1solo.sch.id – Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo melaksanakan pembelajaran di luar kelas. Kali ini siswa kelas 4ABCD outingclass tahap 1 untuk memahamkan konsep yang dipelajari di kelas terkait kebutuhan pokok, uang, jual beli dan interaksi social yang menjadi pengalaman nyata yang berkesadaran, bermakna dan menyenangkan di pasar legi Solo, Jumat (7/11/2025).
Koordinator Wali Kelas, Agung Sudarwanto, mengatakan terkait kegiatan saba ini bertujuan sebagai pembelajaran nyata yang bisa dicapai melalui kegiatan kunjungan ke pasar tradisional bagi siswa kelas 4 sekolah dasar.
“Tujuan pembelajaran dari kegiatan ini memahami konsep jual beli secara langsung. Siswa dapat mengidentifikasi dan mengamati secara langsung proses terjadinya jual beli. Transaksi antara penjual dan pembeli dalam kehidupan nyata,” kata Agung.
Kemudian, mengenal unsur-unsur transaksi mulai dari barang/jasa, uang (nilai mata uang), penjual, dan pembeli. Lalu, mengenal ragam kegiatan ekonomi. Memahami bahwa barang-barang (seperti sayur, buah, ikan) berasal dari proses produksi (petani/nelayan) dan sampai ke pasar melalui distribusi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari.
“Pengenalan Nilai Uang dan Berhitung Sederhana. Menggunakan uang saku yang dibekali untuk membeli barang. Ini melatih pemahaman nilai nominal uang dan kemampuan menghitung kembalian sederhana atau total belanja,” bebernya.
Kegiatan outing class ini, juga bertujuan pembelajaran tambaha baik keterampilan dan sikap. Pengembangan keterampilan sosial (Soft Skills). Bersosialisasi yang mampu melatih siswa untuk berinteraksi dengan orang asing (pedagang) secara sopan (menyapa, bertanya harga).
“Terutama kepercayaan diri. Melatih keberanian untuk bertanya atau bahkan melakukan transaksi sendiri dengan pendampingan,” katanya.
Keterampilan bernegosiasi sederhana (Tawar-menawar). Mengenal budaya tawar-menawar yang khas pada pasar tradisional (walaupun tujuannya bukan mendapatkan harga termurah, tetapi memahami prosesnya). Pengenalan Lingkungan dan Budaya Lokal. Mengenal Keragaman Produk Lokal. Mengidentifikasi berbagai macam bahan makanan (buah, sayur, bumbu dapur, lauk-pauk) dan jajanan tradisional yang mungkin belum mereka kenal di supermarket.
“Menghargai Pekerjaan Orang Lain: Melihat secara langsung kerja keras para pedagang dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Literasi Pangan dan Kesehatan. Membedakan antara bahan makanan alami (segar) yang dijual di pasar tradisional dengan makanan olahan,” pungkasnya.






