Jadwal Sugeng Enjang Sedulur TVRI

sdmuh1solo.sch.id – Rasanya tidak ada sekolah yang memiliki kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang Humas. Tapi ini nyata, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta. 

Sekolah ini merupakan Sekolah Pendidikan karakter berbasis Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dan Budaya secara berkesinambungan berusaha menjamin mutu, kegiatan pembelajaran dengan menggunakan Kurikulum nasional dan Internasional serta mengembangkan budaya lokal.

Apa itu program “Merdeka Belajar”?

Situasi saat ini USBN membatasi penerapan dari semangat UU Sisdiknas yang memberikan keleluasaan bagi sekolah untuk menentukan kelulusan.

Untuk arah kebijakan barunya, Tahun 2020 USBN akan diganti dengan ujian (asesmen) yang diselenggarakan hanya oleh sekolah. 

Nantinya, ujian dilakukan untuk menilai kompetensi siswa. Dimana ujian dalam bentuk tes tertulis dan atau bentuk penilaian lain yang lebih komprehensif. Seperti portofolio dan penugasan (tugas kelompok, karya tulis dan sebagainya). 

Dengan begitu, guru dan sekolah lebih merdeka dalam menilai hasil belajar siswa. Bahkan diharapkan anggaran USBN dialihkan untuk mengembangkan kapasitas guru dan sekolah guna meningkatkan kualitas pembelajaran.

2021 UN diganti 

Melihat situasi saat ini materi UN terlalu padat sehingga siswa dan guru cenderung menguji penguasaan konten, bukan kompetensi penalaran.

Disamping itu, UN dianggap jadi beban siswa, guru dan orangtua karena menjadi indikator keberhasilan siswa sebagai individu. 

Karenanya tahun 2020, UN akan dilaksanakan terakhir kalinya. Sebagai penggantinya, pada 2021, UN diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter

RPP dipersingkat 

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) selama ini, guru diarahkan mengikuti format RPP secara kaku. Tetapi nanti guru akan bebas memilih, membuat, menggunakan dan mengembangkan format RPP.

Dulu, RPP terlalu banyak komponen dan guru diminta menulis sangat rinci (satu dokumen RPP bisa lebih 20 halaman). 

Tetapi nanti akan dipersingkat yakni RPP berisi tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan asesmen. RPP hanya 1 halaman saja. Sehingga penulisan RPP dilakukan dengan efisien dan efektif yang menjadikan guru punya waktu untuk mempersiapkan juga mengevaluasi proses pembelajaran itu sendiri.

Zonasi PPDB lebih fleksibel Untuk program “Merdeka Belajar”.

Siswa Hebat hendaknya Guru Terlibat. Guru bisa melakukan perubahan-perubahan kecil yang dimulai dari ruang kelas. Insya Allah, bakal terjadi perubahan yang besar pada dunia pendidikan di Indonesia yakni bergerak maju menatap masa depan gemilang. 

“Apa pun perubahan kecil itu, apabila setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti bakal bergerak, tinggalkan kebiasaan ikuti perubahan!,”.

Dimulai dari guru di dalam kelas, mengajak siswa berdiskusi bukan hanya mendengar, memberikan kesempatan kepada siswa mengajar di kelas, mencetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan semua kelas, menemukan bakat pada diri siswa yang kurang percaya diri, dan menawarkan bantuan pada guru lain yang sedang mengalami kesulitan.

Humas, Jatmiko.

SD Muhammadiyah 1 Solo