Kajian Subuh
Kolaborasi Bukan Kompetisi
(Ust. Agus Yuliyanto, S.Pd, M.Pd)
Setiap habis subuh Rasullah selalu berdoa :
اَللّٰهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً.
Artinya, “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima”
Ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima hanya didapat jika kita berinteraksi, berkomunikasi, dan tentunya karena hasil berkolaborasi dengan orang lain.
Kolaborasi sering diterjemahkan “ta`awwun” atau saling bekerjasama.
Selain kolaborasi kita mengenal juga istilah Kompetisi.
Kompetisi juga sering diartikan musabaqah artinya perlombaan. Bahkan kita mengenal istilah adalah fastabiqul khairaat dalam Al-Quran.
Kolaborasi dapat dimaknai oleh ayat al-Quran yang berbunyi:
وَتَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْبِرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ
”Dan tolong-menolong lah kamu dalam kebaikan dan ketakwaan. Dan janganlah tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwa lah kamu kepada Allah, sesungguhnya siksa Allah sangat berat.”. (QS. Al-Maidah Ayat 2)
Begitu pula dalam mengelola lembaga muhammadiyah perlu kolaborasi. Kita mesti harus gandeng gendong. Sekolah Muhammadiyah harus mau mengandeng yang belum besar dan menggendong yang masih kecil .
Sekolah muhammadiyah harus berkolaborasi dengan saling membantu. Sekolah muhammadiyah yang besar jangan khawatir berkurang saat membantu sekolah muhammadiyah yang kecil justru keberkahan akan Allah berikan kepada sekolah yang ikhlas membantu.
Selain itu juga yang paling penting keseksesan pengelolaan amal usaha adalah kolaborasi antara pengurus muhammadiyah sebagai pemilik, Majelis dikdasmen dan PNF sebagai penyelenggara dan Kepala sekolah sebagai pelaksana.
Iwan Kurniawan
bbgp Jawa Tengah
Sabtu, 19 Oktober 2024
Diksuspala Regional 3 Jawa tengah






