sdmuh1solo.sch.id – Komitmen meningkatkan mutu pendidikan terus ditunjukkan SD Muhammadiyah 1 Surakarta.
Salah satu guru Lilik Haryono SKom mengikuti Pelatihan Guru Sekolah Model yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Tengah.
Keikutsertaan guru SD Muhammadiyah 1 Surakarta tersebut berdasarkan Surat Perintah Dinas Pendidikan Kota Surakarta yang diterbitkan pada Juni 2026.
Pelatihan diikuti bersama sejumlah guru dari berbagai sekolah di Kota Surakarta sebagai bagian dari penguatan implementasi program Sekolah Model.
Pelatihan dilaksanakan secara bertahap melalui moda daring dan luring. Kegiatan diawali dengan pengenalan Learning Management System (LMS) melalui Zoom Meeting pada 20 Juni 2026. Selanjutnya peserta mengikuti pembelajaran daring melalui Google Meet pada 21–23 Juni 2026 dan 27–29 Juni 2026.
Sementara itu, pembelajaran luring berlangsung di Kantor BBGTK Jawa Tengah, Jatikuwung, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, pada 24–27 Juni 2026 serta dilanjutkan 30 Juni hingga 3 Juli 2026.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Surakarta menyambut positif keikutsertaan guru dalam pelatihan tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru menjadi investasi penting untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Melalui pelatihan ini, guru diharapkan memperoleh wawasan baru mengenai implementasi Sekolah Model, strategi Pembelajaran Mendalam (PM), pemanfaatan teknologi digital, hingga penguatan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dalam proses pembelajaran,” ujarnya.
Pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan dasar. Guru tidak hanya dibekali penguasaan materi, tetapi juga didorong mampu merancang pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta literasi digital.
Bagi SD Muhammadiyah 1 Surakarta, keikutsertaan dalam program ini selaras dengan visi sekolah untuk menghadirkan pendidikan Islam yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berorientasi pada pembentukan karakter.
Hasil pelatihan nantinya akan diimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar sehingga memberi dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di kelas.
Melalui peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, SD Muhammadiyah 1 Surakarta berharap mampu menjadi salah satu sekolah yang siap mengimplementasikan transformasi pendidikan serta mendukung terwujudnya generasi yang beriman, berkarakter, cakap digital, dan siap menghadapi tantangan masa depan.






